sumber: www.tribun-timur.com
Jumat, 28-03-2008 | 22:45:15
Terancam Bui, Mahasiswa Siap Melawan
Laporan: Aqsa Riandy Pananrang/ Muh Anshor, dilaqsa@yahoo.co.id
Makassar, Tribun - Beberapa aktivis mahasiswa yang dikonfimasi Tribun, kemarin, menegaskan, pihaknya, tidak akan menyerah dan akan tetap melawan upaya pihak-pihak tertentu termasuk aparat kepolisian yang mencoba membungkam perjuangan dan pergerakan mahasiswa di Makassar.
Pentolan aktivis Universitas '45 Makassar, Illang Radjab, menilai sikap Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan dan Barat, Irjen Pol Sisno Adiwinoto, yang terlalu ekstrem menerapkan undang-undang No 9 Tahun 1998, tentang penyampaian aspirasi, merupakan bentuk penzaliman terhadap nilai-nilai demokrasi di Indonesia.
"Kami malah mencurigai ini sebagai salah satu upaya untuk mematikan gerakan teman-teman mahasiswa di Makassar sebagai persiapan penyelenggaraan Pemilu (Pemilihan Umum) 2008. Dan kita sinyalir Sisno (Kapolda) adalah titipan elit politik tertentu," kata mahasiswa Hukum Universitas '45 Makassar ini.
Pihaknya, bahkan meminta Sisno segera mundur dari jabatannya sebagai kapolda karena dinilai telah menghianati tegaknya demokrasi di kota ini.
"Yang jelas kita tidak berhenti melawan. Kalau perlu foto Sisno (kapolda) akan kita bakar sebagai bentuk perlawanan kami," tambahnya.(*)
